PAMERAN VIRTUAL DI TENGAH PANDEMI

 Virtual Reality atau yang sering disingkat menjadi VR. Virtual Reality merupakan kata gabungan dari Bahasa Inggris, yaitu ‘virtual’ dan ‘reality’. ‘Virtual’ memiliki arti dekat, sedangkan ‘reality’ berarti hal-hal nyata yang kita alami sebagai manusia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Virtual Reality berarti ‘mendekati kenyataan’. Untuk orang-orang yang tinggal berjauhan, Virtual Reality dapat menjadi salah satu cara alternatif untuk bertemu.

Virtual reality dapat ditemukan dalam berbagai hal, contohnya pada headset, treadmill, dan sarung tangan khusus. Ketika menggunakan virtual reality, otak dan panca indera manusia akan menghasilkan sebuah ilusi. Karena itu, banyak orang bermain game dengan menggunakan teknologi ini. Menggunakan virtual reality dapat membuat manusia merasa sedang berada di tempat tersebut, sehingga bermain game akan lebih terasa menyenangkan.

Setelah mengetahui apa itu Virtual Reality, apa sajakah keuntungan teknologi tersebut?

Training atau Pelatihan / Pembelajaran

Kelebihan paling utama dari Virtual Reality adalah kemampuannya dalam membuat seseorang seperti berada di dalam dunia tersebut, seperti semua yang ia alami adalah nyata. Kelebihan dari Virtual Reality ini sering digunakan untuk keperluan pelatihan, contohnya praktek dokter, menerbangkan pesawat, dan lain-lain. Dokter dapat berlatih melalui virtual reality dengan cara memainkan VR operasi pasien. Begitu juga dengan pilot, ia dapat memainkan VR penerbangan pesawat. Kedua contoh ini merupakan bukti bahwa Virtual Reality dapat membantu seseorang untuk menambah skill serta pengetahuannya, tanpa harus melakukan hal tersebut secara nyata.

Rapat (tatap muka) Melalui Virtual Reality

Setiap harinya, jutaan manusia di dunia melakukan kegiatan rapat. Entah di kantor, rumah, atau mungkin di kedai kopi—banyak orang yang melakukan hal ini. Tahukah Anda bahwa Virtual Reality dapat digunakan sebagai media untuk melakukan rapat? Hal terunik dari rapat menggunakan Virtual Reality adalah; anggota rapat tidak perlupergi kemanapun. Setiap anggota hanya perlu menggunakan headset VR dan menghubungkannya kepada aplikasi virtual reality. Ketika sudah terhubung, setiap anggota rapat akan merasa berada di dalam suatu ruangan. Tidak hanya itu, avatar yang dimiliki masing-masing anggota dapat memperlihatkan emosi atau raut wajahnya. Rapat melalui Virtual Reality akan sangat membantu ketika akan mengadakan rapat jarak jauh.

Menghemat Budget

Dengan semakin banyaknya perusahaan startup yang hadir di Indonesia khususnya di Jakarta, semakin banyak pula pekerja lepas atau sering disebut sebagai freelancer. Teknologi Virtual Reality ini sangat membantu dalam menghemat biaya operasional. Hal ini disebabkan karena hanya dengan melalui Virtual Reality, seseorang dapat ikut rapat serta menyampaikan pendapat tanpa harus pergi keluar rumah. Karena tidak perlu keluar rumah, maka seseorang tidak perlu mengeluarkan uang untuk menuju ke sebuah kantor. Selain biaya operasional, virtual reality juga dapat membantu dalam menghemat waktu.

Jika biasanya perjalanan dari rumah A ke kantor membutuhkan waktu satu jam, maka dengan Virtual Reality, seseorang hanya butuh waktu sekitar 5 menit untuk bersiap-siap sebelum melakukan rapat melalui VR. Selain itu, kesulitan bekerja antar kota atau antar negara sekali pun dapat teratasi dengan teknologi VR. Jika seseorang bekerja untuk sebuah proyek di luar kota, ia tidak perlu jauh-jauh ke kota tersebut untuk melihat perkembangan proyek. Ia hanya membutuhkan teknologi VR sehingga ia dapat melihat dengan jelas sejauh mana perkembangan proyekitu.

Tidak dapat dipungkiri bahwa di Indonesia khususnya Jakarta, semakin banyak individu yang memilih untuk bekerja sebagai freelancer dan juga remote worker. Bekerja sebagai remote worker dapat menjadi solusi dari keadaan jalanan di Jakarta yang membuat lelah karena kondisi jalanan setiap hari. VR dapat membantu para freelancer atau remote worker yang perlu menghadiri rapat tanpa harus keluar rumah.

Pameran Virtual Lukis Seni rupa – Seni Budaya dengan apresiasinya.

Ragam perkembangan technologi di era kini, seakan menuntut kita untuk selalu melakukan perencanaan kesiapan – kesiapan dalam menghadapinya yang diharapkan mampu menawarkan sebuah pembelajaran yang sesuai dengan jamannya bagi para peserta didik di SMK Kartini Jember.

Salah satunya adalah di bidang seni budaya dimana SMK Kartini Jember membuat sebuah pameran virtual seni rupa untuk dijadikan sebagai media apresiasi bagi siswa khususnya siswa kelas X.

Pameran secara virtual terlebih lagi di masa pandemi ini diharapkan mampu memberikan sebuah pembelajaran yang terbarukan dan menyenangkan, dimana siswa – siswi diajak untuk melihat karya – karya lukis dari kakak – kakak kelasnya periode 2017/2020 dan dituntut untuk memberikan apresiasi bagi lukisan yang berhasil menarik perhatiannya.

Adapun Pameran virtual ini dapat di ikuti dibawah ini :

adapun beberapa penulisan apresiasi dari siswa dalam pameran virtual ini :

0 responses on "PAMERAN VIRTUAL DI TENGAH PANDEMI"

Leave a Message

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eKartini Studio Coding Lab @ 2020
X