info@smkkartinijember.sch.id +62 331 331 737

Uji kompetensi Keahlian adalah bagian dari program Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK.


Setelah meniadakan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK , Melalui Surat Edaran (SE) Nomor4 Tahun 2020,  Namun, kemudian muncul Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2021, Ujian Nasional (UN) dan ujian kesetaraan  tahun  2021 ditiadakan, sedangkan, dalam hal kelulusan peserta didik, satuan / program pendidikan berhak untuk menyelenggarakan ujian berupa portfolio, penugasan, test secara luring atau daring dan bentuk kegiatan penilaian lain, hal ini termakhtub dalam angka 4, Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2021.


Selain ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada angka 4, peserta didik sekolah menengah kejuruan juga dapat mengikuti uji kompetensi keahlian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan (angka 5, SE mendikbud no 1 tahun 2021).


Ketentuan peraturan perundang – undangan yang dimaksud adalah Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri dengan Nomor 04/KB/2020, Nomor 737 TAHUN 2020, Nomor HK.01.08/Menkes/7093/2020 dan Nomor 420-3987 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19, yang memberikan ketentuan izin untuk tatap muka dengan tetap melakukan penerapan ketat protokol kesehatan.




Tanggal 8 – 9 Maret 2021, kompetensi keahlian Bisnis daring dan pemasaran SMK Kartini Jember, melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian bagi para peserta didik. Dengan tetap melaksanakan standart protokol kesehatan, para peserta didik diwajibkan untuk memakai masker, cek suhu badan, mencuci tangan sebelum masuk ke kawasan sekolah dan menjaga jarak pada saat masuk di area sekolah. Hal ini dapat dipastikan oleh pihak sekolah dengan dukungan fasilitas sarana berupa alat thermogun untuk keperluan cek suhu badan yang dialokasikan bagi 3 penjaga sekolah di pos depan pintu masuk yang berfungsi untuk melakukan cek masker dan suhu badan bagi setiap orang yang akan memasuki kawasan sekolah, selanjutnya disediakan 5 buah wastafel beserta sabun hand sanitizer pada lorong masuk ring ke dua yang berfungsi bagi para pengunjung atau siswa dapat melakukan aktifitas mencuci tangan terlebih dahulu, selanjutnya dengan diawasi oleh para guru pembimbing siswa diminta untuk wajib dan tetap menjaga jarak ketika masuk di dalam ruangan dan untuk lantai dua khusus ruang lab multimedia 3 ruang, lab cetak, lab akuntansi dan lab pemasaran terdapat sarana mencuci tangan non permanent yang tersedia di depan masing - masing ruang sejumlah 6 buah, sarana ini dapat digunakan bagi siswa dan siswi untuk berdisiplin mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas praktek dan menyentuh alat - alat praktek dengan tujuan untuk lebih menjaga lingkungan praktikum yang lebih higienis dan aman dari terjangkit segala macam virus dan bakteri yang tidak diinginkan.




Pelaksanaan UKK ini, dilakukan dengan sistem shifting, terdiri dari 2 rombel, dimana terdapat 10 – 13 orang perkelompok dalam satu ruang lab yang berukuran 20 x 18 m2, dengan rincian 33 orang pada hari pertama, dan 31 orang pada hari kedua dimana pada setiap satu hari terdapat 3 kelompok / 3 shift.


Dalam satu kelompok yang terdiri dari 10 - 13 orang tersebut secara bergantian mengikuti uji kompetensi penataan produk dan ketrampilan operasional cashier, dimana selain di uji oleh guru kejuruan masing – masing yakni ibu Siti Azizah S.pd, Ibu Sari Sitaresmi Arthadaya, SE, ibu Lia Herawati, SE, Ibu Faradila Sandy, SE, dan ibu Siti Yuski warda, SE, para pseserta didik juga di uji oleh seorang praktisi dari pihak DUDI yakni Bpk, Hani Hudiyono, SE selaku General Manager, PT. MATAHARI PUTRA PRIMA, Tbk (Hypermart Lippo Plaza Jember).




Pada hari pertama Tgl 8 Maret 2021, dalam acara pembukaan kegiatan UKK, turut pula dihadiri oleh ibu Endang Krisnawati, SE, M, Si, selaku kepala sekolah SMK Kartini Jember. Beliau berharap dengan adanya UKK ini, pihak SMK Kartini Jember dapat memastikan ketrampilan dan keahlian para peserta didiknya teruji terampil dan siap kerja, khususnya kompetensi keahlian bisnis daring dan pemasaran sebelum dinyatakan lulus dan terjun di dunia kerja dan dunia industri . rch


Lihat selengkapnya dalam video dibawah ini.